28 November, 2019

ijma (kesepakatan) ulama ahlussunah tentang keadilan para sahabat nabi Muhammad Saw



Ijma '(Kesepakatan) Ulama Ahlus Sunnah tentang Keadilan Sahabat

Makar kaum Syi'ah terhadap kaum muslimin agar mereka murtad dan masuk ke dalam agama Syi'ah dilakukan dengan berbagai upaya.Diantaranya adalah dengan membuat syubhat dan kerancuan pemahaman tentang sebagian besar sahabat Rasulullahshallallahu 'alaihi wasallam telah murtad sepeninggal beliau atau minimnya menyatakan bahwa semua teman nabi itu adil dan dapat menerima persaksiannya dalam meriwayatkan hadits.

Terkait dengan ngawur orang Syi'ah ini: “ Doktrin keadilan sahabat yang berarti  “ semua sahabat adil ” merupakan doktrin andalan dalam mazhab ahlus sunnah  ... Ada yang salingberdampingan dengan teman, dia bilang  “ sahabat tidak mungkin berdusta ”


Pada kalimat pertama si Syi'ah ini menyandarkan "doktrin keadilan sahabat" kepada madzhab Ahlus-Sunnah, kemudian pada kalimat kedua ia menyandarkannya ke Nashibi .Sehingga Sangat Jelas Maksud ucapan si Syi'ah Penyanyi bahwa madzhab Ahlus-Sunnah * Menurut versi Syi'ah Adalah Nashibi . Namun, karena khawatir tentang identitasnya sebagai Syi'ah oleh para pembaca, ia lebih sering menggunakan istilah " Nashibi " dan tidak memiliki nyali yang terang-terangan membantah madzhab. Ahlus-Sunnah yang merupakan madzhab menggunakan kaum muslimin.

Inilah nukilan "doktrin keadilan sahabat" menurut para ulama Ahlus Sunnah,

1. Ibnu Abdil Barr rahimahullah berkata:

الصحابةَ كلَّهم عدولٌ مرضيُّون ثقاتٌ أثباتٌ ، وهذا أمر مجتمعٌ عليه عند أهل العلم بالحديث

“Para sahabat sepenuhnya adil, mendapatkan keridhaan (Allah), tsiqaat lagi tsabt . Ini merupakan perdebatan yang disetujui oleh para ulama dan ahlul-hadits. ” [1]

2. Al-Qurthubi rahimahullah berkata:

فالصحابة كلهم ​​عدول, أولياء الله تعالى وأصفياؤه, وخيرته من خلقه بعد أنبيائه ورسله, هذا مذهب أهل السنة والذي عليه الجماعة من أئمة هذه الأمة

“Para sahabat sepenuhnya adil. Mereka adalah para wali Allah dan orang-orang yang telah dimaafkan kesalahan-kesalahannya. Mereka adalah manusia terbaik setelah para nabi dan rasul-Nya. Ini adalah madzhab Ahlus-Sunnah wal Jama'ah dan merupakan kesepakatan para imam umat ini. ”[2]

3. Al-Hafidz Ibnu Hajar rahimahullah berkata:

واتَّفق أهلُ السنَّة على أنَّ الجميعَ عدولٌ ، ولَم يخالف في ذلك إلاَّ شذوذ من المبتدعة

“Ahlus Sunnah telah bersepakat bahwa seluruh sahabat adil.Tidak ada yang menyelisihi keyakinan ini kecuali kumpulan mubtadi'ah yang syadz ” [3]

4. Ibnu Ash-Shalah rahimahullah berkata:

إنَّ الأمَّةَ مجمعةٌ على تعديلِ جميع الصحابة ، ومَن لابس الفتنَ منهم فكذلك بإجماع العلماء الذين فمام

“Sungguh umat telah bersepakat tentang keadilan seluruh sahabat nabi, baik para sahabat yang masuk dalam fitnah maupun yang tidak. Demikian pula para ulama yang memuji (nukilannya dalam ijma '–pen-) telah bersepakat dalam hal ini. ” [4]

5. Imam An-Nawawi rahimahullah berkata:

Pelajari lebih lanjut tentang fitur-fitur tambahan untuk Android

“Para ulama yang menerima (nukilannya dalam ijma '–pen-) telah bersepakat dalam menerima persaksian, pengumpulan dan keadilan para sahabat. Allah telah ridha pada mereka sepenuhnya ” [5]

6. Imam Al-Haramain Al-Juwaini rahimahullah berkata:

والسبب في عدم الفحص عن عدالتهم أنهم حملة الشريعة

“Para sahabat tidak perlu dikoreksi keadilannya karena mereka adalah para pembawa syari'ah.” [6]

Dan masih banyak nukilan ijma 'yang lain dari para ulama, semoga yang sedikit ini dapat menambah wawasan kita tentang kebusukan ajaran Syi'ah.

Allahua'lam

Dinukil oleh Abul Harits di Madinah 26 Syawwal 1433 H dariAl-Intishaar lis Shahabatil Akhyaar karya guru kami tercinta Syaikh Abdul Muhsin Al-Abbad hafidzahullah




[1] At-Tamhiid 22/47
[2] Tafsiir Al-Qurthubi 16/299
[3] Al-Ishaabah 1/17
[4] 'Ulumul Hadiits hal. 265
[5] Syarh Shahih Muslim 15/149
[6] Tadriibur Rawi 2/214

bayangan penguasa seperti singa


PENGUASANYA SEPERTI SINGA


Kekejaman manusia berhati binatang juga sering berlaku di negara kita tanpa mengira lelaki atau perempuan.

Reban ayam,  berdaun jelatang,
Reban itik,  kena gerimis.
Siang memakai, hati binatang,
Malam berteman, dengan Iblis.


Kain pelekat,  jatuh melayang,
Kain berjalin, terkena cuka.
Dikatakan rakyat,  bernasib malang,
Pemimpin zalim,  ditimpa petaka.
    
 Ada dua jenis hewan peliharan yang senantiasa menjadi perhatian anak-anak. Paling lama tinggal bersama keluarga ialah kucing. Dah beranak bercucu. Kelinci Arnab pula baru sahaja bersama. Anak lelaki aku suka arnab.
Kelinci BERJOGET dalam kandangnya,
Kucing ketawa berdekah-dekah;
Cantik budi manis senyuman,
Berjanji setia penuh amanah.
Arnab ketawa sambil berguling,
Kucing melihat tertanya-tanya;
Rajin usaha sama berganding,
Syukur rahmat Yang Maha Esa.
      
   Binatang lain juga ada dekat rumah aku ni terutamanya burung. Tapi aku tak bela burung kerana aku tak suka melihat burung di dalam sangkar. Burung yang ada dekat rumah aku ni memang lepas bebas. Burung kan lambang kebebasan.

Burung merpati terbang berhibur,
Hinggap seekor di tengah laman;
Hendak mati di hujung kubur,
Hendak berkubur di tapak tangan.
Balam terkukur,  jatuh ke tanah,
Anak terkukur mencari teman;
Banyaklah bersyukur,kepada Allah,
Usah tersungkur,  ditipu Setan

       Jangan heran, ada binatang yang berhati manusia dan ada pula manusia berhati binatang. Semuanya dijadikan untuk siapa yang mau menggunakan hati dan otaknya untuk berfikir.

TENTANG STRUKTUR KEPEMERINTAHAN DIMANA PENGUASANYA SEPERTI SINGA, MENTERINYA SEPERTI SERIGALA, PENEGAK HUKUMNYA SEPERTI ANJING DAN RAKYATNYA SEPERTI KAMBING


Rasululloh Shalallahu 'Alaihi Wasalam bersabda :


"Akan terjadi di suatu zaman atas umatku di mana para penguasa mereka seperti SINGA, da menteri-menterinya seperti SERIGALA, dan para penegak Hukumnya seperti ANJING serta rakyatnya seperti KAMBING, bagaimana mereka [para rakyat] bisa hidup diantara [kerumunan] para SINGA, para SERIGALA dan para ANJING?" [Nashoihul Ibad - Ibnu Hajar Al-Atsqolany]1


Disebutkan bahwa SINGA, SERIGALA, ANJING adalah termasuk Binatang berTARING dan BUAS yaitu WAS (siba') yakni apabila menerkam dan memakan Hewan lainya dengan cara BENGIS.
Sungguh suatu Prediksi yang sangat mengerikan tentang Gambaran sebuah "STRUKTUR NEGARA JAHILIYAH" yang dijlaskan oleh Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wasalam, yang mana pemerintahan dan seluruh PEJABATnya begitu KEJAM, SADIS, BENGIS, BIADAB, RAKUS, EGOIS dan Berlaku SEWENANG-WENANG serta TIDAK berPERI KEMANUSIAAN terhadap Rakyatnya, tapi justru yang ada hanya berPERI KEBINATANGAN yang TIDAK BELAS KASIHAN dan TIDAK berPIHAK kepada Rakyat.

Karena keBUASanya, SINGA dijuluki sebagai "RAJA RIMBA". ia adalah seekor PEMBURU yang sangat hebat di alam satwa. ia siap MENARKAM siapa saja bila kondisi perutnya sedang LAPAR. ketika SINGA mengAUNG, kehidupan di sabana terasa BERHENTI, SERIGALA berhenti MELOLONG, dan MACAN TUTUL berhenti menggerung. setiap binatang terdiam dan mendengarkan SANG RAJA RIMBA MENGAUNG, sementara KERA-KERA ketakutan sambil memanjat pohon dan berteriak sekeras-kerasnya.

Namun Demikian, SINGA walaupun BUAS sebagai PREDATOR DARAT, bila sudah KENYANG dia akan terTIDUR. dan RAJA HUTAN ini sangat sayang kepada anak-anaknya. berBEDA dengan MANUSIA bila dikasih LEMBAH yang satu dia akan mencari LEMBAH2 berikutnya. atau dalam bahasa Al-Quran disebut dengan orang yang SANGAT RAKUS, serta TAMAK dan LOBA kepada kehidupan dunia. Allah berfirman :
Dan sungguh kamu akan mendapati mereka, manusia yang paling loba kepada kehidupan (di dunia), bahkan (lebih loba lagi) dari orang-orang musyrik. Masing-masing mereka ingin agar diberi umur seribu tahun, padahal umur panjang itu sekali-kali tidak akan menjauhkannya daripada siksa. Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan. ( QS Al-Baqarah : 96)

kemudian apa yang disabdakan Rasulullah di atas telas terBUKTI, bahwa pada HARI INI dimana para PEJABAT banyak berlaku sewenang-wenang dengan menJUAL ASET2 NEGARA, KORUPSI dan tindakan DESTRUKTIF lainya yang membawa dampak keSENGSARAAN rakyat miskin. Dan dari kemiskinanya ini, akhirnya rakyat miskin BANYAK melakukan hal2 NEGATIF dan DESTRUKTIF, seperti terjadinya STRESS dan DEPRESI, terlilit HUTANG, BUNUH DIRI, JUAL BAYI, JUAL DIRI, MATI keLAPARan, meNGEMIS, jadi PREMAN, dan sebagainya. COBA JAWAB, Siapa yang SALAH : "ORANGnyaKAH atau SISTEM NEGARANYA ?"

Ataukah ada bagi mereka bahagian dari kerajaan (kekuasaan) ? Kendatipun ada, mereka tidak akan memberikan sedikitpun (kebajikan) kepada manusia [QS.An Nisa : 53]

Maksudnya : Orang2 yang TIDAK DAPAT memberikan kebaikan kepada Manusia atau Masyarakatnya, tidak seLAYAKNYA ikut memegang jabatan dalam pemerintahan.

Kemudian, begitu pula dengan Penegak Hukumnya berlaku sangat TIDAK ADIL, Sehingga Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wasalam bersabda :

"Sesungguhnya telah rusak orang-orang sebelum kamu, yaitu apabila YANG MENCURI para PEMBESAR negeri mereka, Maka Hakim Melepaskanya, tetapi Apabila yang MENCURI Rakyat JELATA, Maka hakim mereka melaksanakan POTONG TANGAN, demi Allah seandainya Fatimah putriku mencuri akan aku potong tanganya". [HR. Bukhari Muslim].

dari pengertian Hadits diatas SANGAT JELAS, bahwa suatu Negeri TIDAK diTERAPKAN HUKUM-HUKUM ISLAM, MAKA pada HEKEKATNYA negeri tersebut adalah Negeri al-Ankabut [Negeri LABA-LABA], termasuk di dalamnya adala RI, karena hukum di negeri ini di buat hanya untuk WONG CILIK [Rakyat].

dan juga sering terjadi dalam suatu Negera Jahiliyah, dimana suatu keputusan pengadilan yang TIDAK TERLEPAS dari campur tangan dan TEKANAN Orang-orang KUAT, Rekayasa, UPETI dan IMING2 dari PIhak2 tertentu, dan ini sudah menjadi hal LUMRAH untuk memPENGARUHI keputusan.

dalam pada itu, pergeseran Nilai, pada sisi lain dapat mnempatkan birokrasi sebagai KORBAN. manusia BRUTUS yang berMENTAL IBLIS yang KUASA dan KAYA tidak jarang memaksakan keHENDAKnya kepada pihak Birokrasi. melalui peNYUAPan atau TEKANan terSAMAR dan terSELUBUNG. bahwa birokrasi dapat menjadi Korban atau mengalami Pelecehan.

"Dan adalah di kota itu sembilan orang laki-laki yang membuat kerusakan di muka bumi, dan mereka tidak berbuat kebaikan." [QS. An Naml : 48]

memang secara Kronologis ayat ini turun berkenaan penyembelihan Unta Nabi Shaleh 'Alaihissalam yang dilakukan oleh para pembesar dan pemuka kaumnya yang berjumlah 9 Orang yang diLUKISkan sebagai orang - orang yang meNYESATkan kaumnya, 


selalu membuat keONARan, ke RUSUHan dan keRUSAKan diatas bumi, mereka juga yang mengadakan persekokonglan untuk membunuh Nabi Shaleh di waktu malam beserta seluruh keluarganya, demikian penjelasan Tafsir Ibnu Katsir.

Namun bila dikaji secara Kontekstual tentang ayat diatas adalah sebuah kota yang sudah MAJU, birokrasinya sudah terDIFERENSIASI [Bagi Tugas]. Kejahatan yang muncul dalam kota yang sedemikian maju, sesuai pula dengan Diferensiasi ini.

Selanjutnya 9 Orang laki-laki dalam ayat tersebut mempunyai ARTI SYMBOLIS. Mereka adalah SYMBOL dari OKNUM2 PeRUSAK atau keJAHATAN yang terSTRUKTUR yang "MANGKAL" disembilan SEGMENT Fungsional..
Siapa sajakah mereka itu ?

1) POLISI. ada Oknum Polisi yang meRUSAK keamanan.

2) JAKSA. Ada Oknum JAKSA yang menuntut orang agar dihukum padahal orang tersebut tidak bersalah.

3) HAKIM. Ada oknum HAKIM yang mengHUKUM orang TIDAK BERSALAH.

4) PENGUSAHA. Ada Oknum PENGUSAHA yang meNIMBUN bahan kebutuhan POKOK hingga rakyat Kecil Sengsara.

5) LEGISLATIF. Oknum LEGISLATIF ada yang mendukung perJUDIan, perZINAhan melalui perundang-undangan.

6) EKSEKUTIF. ada Oknum EKSEKUTIF yang menNYALAHGUNAkan jabatanya, melakukan KORUPSI dan meMUSUHI umat Islam.

7) TENTARA. Bukanya Membela Negara tapi malah memBELA konglomerat hitam.

8) PERGURUAN TINGGI. Biasa memperjual belikan IJAZAH dan Kurikulum berbasis pendidikan yang MERUSAK.

9) AHLI ILMU [DOKTER dan ULAMA SUU'). Dokter yang membuka Praktek AORSI GELAP, dan Tokoh Agama yang tidak Istiqomah.

9 Oknum tersebut adalah penyebar VIRUS yg dapat merusak TATANAN KEHIDUPAN Masyarakat secara umum, sehingga rakyat sangat sulit untuk hidup ditengah2 para PEMBESAR2 JAHAT tersebut [AKAABIRO MUJRIMIIHA] yang melakukan keJAHATan secara terSTRUKTUR. sebagaimana halnya KAMBING, ia akan sulit untuk hidup diantara keRUMUNan para SINGA, SERIGALA dan ANJING.

Dan demikianlah Kami adakan pada tiap-tiap negeri penjahat-penjahat yang terbesar agar mereka melakukan tipu daya dalam negeri itu. Dan mereka tidak memperdayakan melainkan dirinya sendiri, sedang mereka tidak menyadarinya. [QS. Al An'am : 123]

Selanjutnya mari kita perhatikan DOA Rasulullah untuk Para Penguasa yang ZALIM yang terkandung di dalam sabdanya :

"Yaa Allah siapa saja yang menjadi pengatur urusan umatku kemudia ia memBERATkan mereka, Maka BERATkanlah ia". [HR Muslim]

Lebih lanjut mari kita sama2 perhatikan tentang dalil2 penguasa, Para menteri [pembantunya], penegak hukumnya dan rakyat yg hidup di tengah2 mereka.

Tentang para penguasanya : Contoh Fir'aun yg membuat kerusakan, menjadikan penduduknya berPECAH BELAH, meNINDAS rakyat kecil, memBUNUH SIFAT keJANTANan bagi para Mujahid dan Mengakui diri sebagai tuhan.

Sesungguhnya Fir'aun telah berbuat sewenang-wenang di muka bumi dan menjadikan penduduknya berpecah belah, dengan menindas segolongan dari mereka, menyembelih anak laki-laki mereka dan membiarkan hidup anak-anak perempuan mereka1112. Sesungguhnya Fir'aun termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan. [QS. Al Qashash : 4]

Dan berkata Fir'aun: "Hai pembesar kaumku, aku tidak mengetahui tuhan bagimu selain aku. Maka bakarlah hai Haman untukku tanah liat1125 kemudian buatkanlah untukku bangunan yang tinggi supaya aku dapat naik melihat Tuhan Musa, dan sesungguhnya aku benar-benar yakin bahwa dia termasuk orang-orang pendusta". [QS. Al Qashash : 38]

Tentang para Menteri atau para Pembantunya, : mereka akan tetap SETIA pada PIMPINANYA, yang penting Asal Bapak Senang [ABS], tak peduli SIAPAPUN salah ataupun benar. Contohnya Pembantu RAJA NAMRUDZ ketika menyaksikan Ibrahim mengHANCURkan berhala-hala mereka. Para PEMBANTUnya bukan menolong Nabi Ibrahim, tapi Justru mengadukanya kepada NAMRUDZ. sebagaimana ayat berikut :

Mereka berkata: "Kami dengar ada seorang pemuda yang mencela berhala-berhala ini yang bernama Ibrahim ". Mereka berkata: "(Kalau demikian) bawalah dia dengan cara yang dapat dilihat orang banyak, agar mereka menyaksikan". [QS. Al ANbiya : 60-61]

Mereka berkata: "Bakarlah dia dan bantulah tuhan-tuhan kamu, jika kamu benar-benar hendak bertindak". [Qs. Al Anbiya : 68]

Tentang Para Penegak Hukumnya : Contohnya para OKnum POLISI yang merusak keamanan. Rasulullah bersabda :

"Kelak akan datang pada akhir zaman para PENGAWAL HUKUM yang pergi di Pagi hari dalam keMURKAan Allah dan pergi pada Sore hari dalam keHINAan Allah pula." [HR. Thabrani dan al-Hakim]

Tentang Kondisi Rakyatnya : bila penguasa, menteri dan penegak hukumnya seperrti itu, maka rakyat tiada lagi berdaya menghadapai KEJAHATAN TERSTRUKTUR yang
dilakukan oleh para Pemimpinya, menterinya dan polisinya.

"Janganlah kamu menjadi orang IMMA'AH, dikatakan "apakah IMMA'AH itu? Rasululullah menjawab : "Yaitu orang yang mengatakan, pokoknya saya ikut orang banyak, jika mereka berbuat baik, maka saya akan berbuat baik pula. jika mereka berbuat jhat saya akan turut kejahatan mereka. tetapi mantapkan dirimu, jika orang banyak berbuat baik, maka hendaknya kamu turuti kebaikan mereka, tetapi jika mereka berbuat jahat, hendaklah kamu jauhi kejahatan mereka." [HR. Tirmidzi]

Mengapa kamu tidak mau berperang di jalan Allah dan (membela) orang-orang yang lemah baik laki-laki, wanita-wanita maupun anak-anak yang semuanya berdo'a : "Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami dari negeri ini (Mekah) yang zalim penduduknya dan berilah kami pelindung dari sisi Engkau, dan berilah kami penolong dari sisi Engkau !". [An Nisa : 75]

Sumber :

Asli :

http://misterrakib.blogspot.com/2013/09/akan-datang-manusia-tanpa-sedikitpun-di.html?m=1


pantun muhasabah diri akhir zaman

.:: PANTUN MUHASABAH ::.

Sebagai Renungan Buat Semua Saudaraku...

Jadikan Takwa Sebagai Jalan,
Dalam Hidup sepanjang Zaman,
Taat Dan Patuh Pada Pimpinan,
Selama Al Quran Sebagai Pegangan.

Sunnah Nabi dipegang teguh,
Sunnah Khulafa diikut penuh,
Mesti waspada ajaran musuh,
Segala bida'ah ditolak sungguh.

Dunia Luar datang mengepung,
Dunia islam kita terkurung,
Ibarat buih hanyut terapung,
Dipukul ombak besar menggulung.

Jangan biar umat binasa,
Mungkar maksiat bermaharajalela,
Kita semua pasti merasa,
Akibat buruk datang menimpa.

Ilmu agama beransur hilang,
Para ulama kian berkurang,
Ilmu dunia makin cemerlang,
Jadi tumpuan setiap orang.

Bekalkan diri ilmu akhirat,
Untuk laksana amal ibadat,
Tuntutlah ilmu sebelum diangkat,
Negeri akhirat pasti selamat.

Langkah yahudi diturut jangan,
Umat yahudi dimurka Tuhan,
Jalan Nasrani jangan diikutkan,
sebab menyekutukan Tuhan.

Kenapa kita mesti melutut,
Umat nasrani sesat di jalan,
Kepada bangsa besifat taghut,
Amal dibuat tanpa pedoman.


Al Quran itu kalam Ilahi,
Pedoman hidup kekal abadi,
Hadith junjungan jangan dinafi,
Tempat kedua pedoman suci.

Ulama salaf jadi ikutan,
Banyak mengarang berbagai sunan,
Jadikan ia sebagai pedoman,
janganlahn ia kita abaikan.

Setiap zaman dan juga tempat,
akan wujud pembela umat,
penyebar ilmu pembawa rahmat,
tetap berjaya tidak tersekat.

Kepada ALLAH syukur dipanjat,
memilih kita sebaik ummat,
penyebar ilmu pembawa rahmat,
membawa kita ke kehidupan berkat.

Umat dahulu banyak penyakit,
usah diikut jalan mereka,
kerana mewah banyak berduit,
kelak jadi api neraka.

Harta disimpan berderet-deret,
hingga lupa pada yang tiada,
akhirnya hidup himpit menghimpit,

Nasib aga di akhir zaman,
kembali asing dari pandangan,
ramailah orang sudah lupakan,
rukun islam dan rukun iman.

Hendak kemana arah tujuan,
bila agama sudah dilupakan,
marilah kita cuba hidupkan,
syariat Tuhan sunnah junjungan.

cubalah lihat para sahabat,
cubalah lihat pada dirimu,
banyak bersabat rajin ibadat,
semua cukup makan dijamu.

Walaupun hidup susah melarat,
hanya ALLAH tempat mengadu,
cinta dengan alam akhirat,
sebab dunia hanyalah debu.

Bila harta jadi idaman,
wang dianggap sebagai tuhan,
hilang malu dan rasa segan,
meminta rasuah jadi amalan.

ketika itu runtuhlah akhlak,
ditambah pula rakus dan tamak,
cantas mencantas salak menyalak,
bagaikan anjing di dalam semak.

Sifat amanah akan hilang
dari kalangan orang terbilang,
tipu menipu tiadalah sumbang,
nasib dunia bertambah malang.

waktu eloknya bila dilihat,
zahirnya cantik berkilat kilat,
hatinya curang lidahnya berlipat,
sifat amanah telah diangkat.

Hujan berkurang cuaca makin panas
makin bertambah pelaku ganas,
budaya lepak dan juga malas,
arak judi dan dadah sanggup di galas.

Anak derhaka menjadi jadi,
alim ulama tidak dihormati,
didikan islam tidak diberi,
Takzim dan taat tidak diminati.

Anak tiada mengenang budi,
banyak sekali tempat maksiat
ibu bapa dibuat abdi,
tanda punca keruntuhan umat.


Al Quran itu kalam Ilahi,
Pedoman hidup kekal abadi,
Hadith junjungan jangan dinafi,
Tempat kedua pedoman suci.

Ulama salaf jadi ikutan,
Banyak mengarang berbagai sunan,
Jadikan ia sebagai pedoman,
janganlahn ia kita abaikan.

Setiap zaman dan juga tempat,
akan wujud pembela umat,
penyebar ilmu pembawa rahmat,
tetap berjaya tidak tersekat.

Kepada ALLAH syukur dipanjat,
memilih kita sebaik ummat,
penyebar ilmu pembawa rahmat,
membawa kita ke kehidupan berkat.

Umat dahulu banyak penyakit,
usah diikut jalan mereka,
kerana mewah banyak berduit,
kelak jadi api neraka.

Harta disimpan berderet-deret,
hingga lupa pada yang tiada,
akhirnya hidup himpit menghimpit,

Nasib aga di akhir zaman,
kembali asing dari pandangan,
ramailah orang sudah lupakan,
rukun islam dan rukun iman.

Hendak kemana arah tujuan,
bila agama sudah dilupakan,
marilah kita cuba hidupkan,
syariat Tuhan sunnah junjungan.

cubalah lihat para sahabat,
cubalah lihat pada dirimu,
banyak bersabat rajin ibadat,
semua cukup makan dijamu.

Walaupun hidup susah melarat,
hanya ALLAH tempat mengadu,
cinta dengan alam akhirat,
sebab dunia hanyalah debu.

Bila harta jadi idaman,
wang dianggap sebagai tuhan,
hilang malu dan rasa segan,
meminta rasuah jadi amalan.

ketika itu runtuhlah akhlak,
ditambah pula rakus dan tamak,
cantas mencantas salak menyalak,
bagaikan anjing di dalam semak.

Sifat amanah akan hilang
dari kalangan orang terbilang,
tipu menipu tiadalah sumbang,
nasib dunia bertambah malang.

waktu eloknya bila dilihat,
zahirnya cantik berkilat kilat,
hatinya curang lidahnya berlipat,
sifat amanah telah diangkat.

Hujan berkurang cuaca makin panas
makin bertambah pelaku ganas,
budaya lepak dan juga malas,
arak judi dan dadah sanggup di galas.

Anak derhaka menjadi jadi,
alim ulama tidak dihormati,
didikan islam tidak diberi,
Takzim dan taat tidak diminati.

Anak tiada mengenang budi,
banyak sekali tempat maksiat
ibu bapa dibuat abdi,
tanda punca keruntuhan umat.


Hendaklah kita berhati hati,
dalam mencari nafkah dan rezeki,
jangan diikut kehendak isteri,
nanti membawa binasa diri.

Anak dididik akhlak diberi,
dengan tarbiyah agama suci,
dari buaian hingga ke mati,
terus menerus tidak berhenti

Jangan abaikan nasihat ini,
nanti kau sesal kemudian hari,
betapa banyak azab diberi,
kerana turutkan kehendak isteri.

Dua golongan pasti diseksa,
jadi penghuni api neraka,
golongan zalim serta penganiaya,
tidak kesian raakyat jelata.

Kaum wanita aurat dibuka,
berlenggang lenggok di jalan raya,
sanggol dililit bagai mahkota,
tak akan mencuim semerbak syurga.

Begitu juga dengan lelaki,
bangga mendedah aurat diri,
di khalayak awam tanpa peri,
kelak diamnya di dalam api.

Galian bumi muncul tercurah,
kurnia Tuhan Yang Maha Pemurah,
Hendaklah syukur moga di tambah,
Sifat kufur mestilah dicegah.

Dunia islam tambang melimpah,
galian emas, petrol dan timah,
namun mengapa harta di serah,
kepada kafir pemusnah ummah.

Tanah yang tandus menjadi subur,
kurnia Tuhan Malikul Ghafur,
air dipancut taman di atur,
sehingga lupa bekalan kubur.

Padang Arafah bagaikan taman,
pohon tumbuh bagaikan hutan,
sejuk dipandang sangat menawan,
Padang Mahsyar bakal dilupakan.

Ramai orang tidak mengira,
dari mana berolah harta,
halal dan haram tidak dibeza,
asalkan cepat menjadi kaya.

Memang nafsu sudah mengatur,
cinta dunia sukar dilebur,
jangan biarkan hatimu kotor,
nanti diseksa di dalam kubur.

Ramailah orang berlumba lumba,
untuk mendapat faedah dan riba,
saham dilabur disegenap bursa,
tiadalah takut akan diseksa.

Bukankah sudah diberitahu,
mereka akan menjadi seteru,
kepada Allah Yang Maha Satu,
sehingga sanggup bantu membantu.
Khamar diminum di banyak kedai,
jadi biasa dikalangan handai,
banyak terlibat si cerdik pandai,
iman di dada sanggup di gadai.


alunan musik ikut sertakan,
para biduan sama nyanyikan,
menari nari lupa daratan,
bagaikan kera terkena belacan.

sedikit ilmu banyak yang jahil,
akibat zina banyak yang hamil,
banyak terjadi perkara ganjil,
di sana sini besar dan kecil.

Jumlah lelaki kian sedikit,
wanita ramai berhimpit himpit,
wanita berkerja mencari duit,
peluang lelaki menjadi sempit.

jumlah lelaki menjadi sedikit,
akibat perang dan juga bencana,
yang tinggal pula banyak terbalik,
sebab cintakan sesama jantina.

Golongan wanita makin bertambah,
sehingga penuh disegenap ranah,
sehingga ada yang sanggup meredah,
asal ada yang sanggup berserah.

Hamba berlagak sebagai tuan,
disana sini naik bangunan,
sungguh tinggi menggapai awan,
seolah mencabar kuasa Tuhan.

Badwi yang miskin kaya mengejut,
baru kemarin tidak berkasut,
harta dipegang tiadalah luput,
walaupun kaya tetap kedekut.

Bersungguh kita menjaga iman,
banyak cabaran di akhir zaman,
iman ibarat api ditangan,
setiap masa mahu dilepaskan.

Ujian berat kita rasakan,
datang menimpa menjadi beban,
alangkah hebat godaan syaitan,
untuk meruntuh istana iman.

Orang khianat di sanjung sanjung,
orang amanah tidak di dukung,
pemimpin zalim bunga di kalung,
mujahid islam ke tali gantung.

Bangkitlah wahai pewaris nabi,
jangan dibiarkan umat dikeji,
teruskan jihad ke jalan suci,
sebar luaskan rahmat Ilahi.

Dari timur sampai ke barat,
perang terjadi makinlah hebat,
tiada kasihan mata melihat,
bergelimpangan manusia menjadi mayat.

Harta dunia jdi rebutan,
darah ditumpah sebagai tebusan,
tidak peduli kawan dan lawan,
asalkan mendapat harta rampasan.

Waktu yang panjang terasa singkat,
Amal ibadat belum dibuat,
Bulan berlalu hari dan saat,
tanda dunia hampir kiamat.

kenapa kita selalu lalai,
waktu dibuang tidak dipakai,
masalah umat berbagai bagai,
tangungjawab kita belum selesai.

Ujian dahsyat terhadap iman,
hampir menggegar asas pegangan,
di pagi petang kiri dan kanan,
iman di dada dilepas jangan.

Jangan dijual agama suci,
walau harga mahal sekali,
simpanlah ia di sanubari,
untuk bekalan menuju mati.

Ketika dunia dilanda perang,
kabau bilau tidak terbilang,
walaupun engkau hanya seorang,
amal ibadat dikurang jangan.

Ketika itu amat berharga,
pahala ibadat berlipat ganda,
bagaikan kita hijrah namanya,
bersama nabi dalam derita.

Lama menanti berdiri tegak,
mereka saling tolak menolak,
tidak kunjung tiba orang yang warak,
menjadi imam pada yang layak.

Inilah taqsir buat semua,
pondok dihapus tidak dibela,
kitab disimpan tidak dibaca,
hanya hiasan di almari kaca.

Para ulama tidak dihormat,
nasib mereka tidak diangkat,
siapa lagi pedoma umat,
kalau mereka tidak diminat.

Bila ulama sudah tiada,
barulah kita rasa kecewa,
mayat terbujur dalam keranda,
tiada orang membaca doa.


Nasib islam di akhir zaman,
cuma nama tanpa amalan,
Al quran dibaca untuk pertandingan,
suruh tegahnya tidak dihiraukan.

Ada ulama mencari dunia,
bermacam fatwa mudah dibaca
asalkan dapat wang dan harta,
hukum hakam direka reka.

Hampir kiamat islam mundur,
bagaikan kain yang sudah luntur,
Al Quran hilang tidak ditutur,
ilmu diangkat beransur ansur.

Solat sudah tidak difaham,
Ilmu syariat tidak di dalam,
terlalu jahilkan hukum islam,
hingga syahadah tidak difaham.

Banyak maksiat orang lakukan,
balakan turun sebagai seksaan,
angin yang merah ALLAH tiupkan,
gempa dahsyat serta menggemparkan

sudahlah diri teruk sekali,
kenapa pula orang dicaci,
sahabat nabi pula di maki,
itu perangai orang yang keji.

Harta negara jadi habuan,
bagi siapa pegang jawatan,
wang amanah diperniagakan,
asalkan saja dapat keuntungan.

anak derhaka tidak terbilang,
awan dibakti ibu dibuang,
hukum zakat laksana hutang,
kehendak isteri tidak dihalang.

Orang yang hina suka ditabal,
orang dimulia kerana nakal,
suruhan ayah terus ditinggal,
di dalam masjid suka berbual.

Maruah negara sebagai taruhan,
harta negara jadi milikan,
arak diminum tiadalah sopan,
kain sutera menjadi pakaian.

Lima maksiat dibalas segera,
dalam dunia sebagai dera,
supaya insan insaf dan taat,
untuk buat taubat nashuha.

syariat ALLAH pasti tegakkan,
pedoman hidup jangan diabaikan,
cuai dan taqsir mengakibatkan,
perang saudara yang merugikan.

Bila urusan telah diserahkan,
pada orang yang bukan petah,
maka tunggulah hancur dan punah,
ibarat retak menanti belah.

Orang yang ahli bukan tiada,
tapi peluang tidak dibuka,
tamak dan rakus jadi penggoda,
akhirnya kita hancur semua.

Masjid mereka tersergam indah,
bagai istana yang sangat mewah,
jadi tumpuan wisata berkelah,
tiada malu aurat didedah.

Ketika azan nyaring disebut,
dari menara tersedu sedu,
hanya sedikit datang menuju,
lebih banyak duduk terpaku.

Ada kumpulan sanggup menggadai,
agama suci diubah suai,
tiada malu kepada handai,
asalkan wang dapat dicapai,
manis uca[pan sedap ungkapan,
namun dihati wang diniatkan,
ALLAH bersumpah pasti turunkan,
azab yang pedih dan menbingungkan.

Ibadah haji sudah terpesong,
dari tujuan yang sangat agung,
orang yang kaya hanya melancong,
orang miskin mencari untung.

Setiap tahun pergi ke Makkah,
wang dibelanja melimpah ruah,
jiran yang miskin disebelah rumah,
tidak dibantu diambil kisah.

urus niaga bertambah maju,
banyak barangan dijual laku,
puteri yang canti turut membantu,
daya tarikan orang menuju.

Alat yang canggih banyak direka,
era internet korridor raya,
banyak orang hidup bergaya,
semua dapat dicapai segera,


walaupun ilmu canggih dan hebat,
dunia jauh menjadi dekat,.
tetapi insan hilang martabat,
hidup seperti cara barat.

Umat yaudi berpecah belah,
umat nasrani berpaling tadah,
semua kan syurga tegah,
hanyalah satu diberi Jannah.

umat islam juga berpecah,
banyak golongan berbagai firqah,
hanyalah satu neraka tegah,
ahli sunnah wal jamaah....


4 bahaya makanan yang tidak halal dalam pandangan Islam

4 BAHAYA MAKANAN YANG TIDAK HALAL:
Tidak ada yang sia-sia dalam perkara yang telah ditetapkan Allah. Termasuk dalam larangan mengonsumsi makanan yang tak halal. Tidak halal di sini, baik dalam pengertian haram maupun syubhat. Mengapa yang syubhat juga harus dihindari? Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah mengemukakan alasannya. Kemudian, sedikitnya ada empat bahaya yang ditimbulkan dari makanan yang tak halal.
 
#Pertama, energi tubuh yang lahir dari makanan haram cenderung untuk dipakai maksiat. Sahabat Sahl radhiyallahu ‘anhu mengatakan:
 
من أكل الحرام عصت جوارحه شاء أم أبى
 
“Siapa saja yang makan makanan yang haram, maka bermaksiatlah anggota tubuhnya, mau tidak mau” (al-Ghazali, Ihya ‘Ulum al-Din, jilid 2, hal. 91).
 
Pantas Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menyatakan, “Tidaklah yang baik itu mendatangkan sesuatu kecuali yang baik pula” (HR al-Bukhari dan Muslim).
 
Secara tidak langsung, hadits ini mengatakan, “Tidaklah yang buruk itu mendatangkan sesuatu kecuali yang buruk.”
 
Lebih berat lagi, makanan tidak halal itu menjadi darah daging keturunan kita atau diberikan kepada keturunan kita, maka kemungkinan keturunan kita menjadi keturunan saleh menjadi kecil.
 
Tak heran jika para ulama akhlak mempersyaratkan diterimanya suatu amal ditopang dengan makanan yang halal. Hal ini dianalogikan kepada hadits tentang sedekah, di mana sedekah tidak diterima kecuali yang berasal dari usaha yang halal.
 
إِنَّ اللهَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى لَا يَقْبَلُ صَلَاةً بِغَيْرِ طُهُورٍ وَلَا صَدَقَةً مِنْ غُلُولٍ
 
“Sesungguhnya tabaraka wata‘ala tidak menerima suatu shalat tanpa bersuci dan tidak menerima sebuah sedekah yang berasal dari ghulul (khianat/curang).” (HR Abu Dawud).
 
#Kedua, terhalangnya doa. Hal itu berdasarkan pesan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam kepada sahabat Sa‘d radliyallahu ‘anhu.
 
يَا سَعْدُ أَطِبْ مَطْعَمَكَ تَكُنْ مُسْتَجَابَ الدَّعْوَةِ، وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ، إِنَّ الْعَبْدَ لَيَقْذِفُ اللُّقْمَةَ الْحَرَامَ فِي جَوْفِهِ مَا يُتَقَبَّلُ مِنْهُ عَمَلَ أَرْبَعِينَ يَوْمًا
 
“Wahai Sa‘d, perbaikilah makananmu, niscaya doamu mustajab. Demi Dzat yang menggenggam jiwa Muhammad, sesungguhnya seorang hamba yang melemparkan satu suap makanan yang haram ke dalam perutnya, maka tidak diterima amalnya selama empat puluh hari” (Sulaiman ibn Ahmad, al-Mu‘jam al-Ausath, jilid 6, hal. 310).
 
Selain makanan yang baik, amal perbuatan yang baik dan ketaatan secara umum juga dapat menjadi pintu cepat terkabulnya doa.
 
#Ketiga, sulitnya menerima ilmu Allah. Ketahuilah ilmu adalah cahaya, sedangkan cahaya tidak akan diberikan kepada ahli maksiat. Itu pula yang pernah dikeluhkan oleh al-Syafi‘i kepada gurunya Imam Waki‘, sebagaimana yang populer dalam sebuah syairnya:
 
شكوت إلى وكيع سوء حفظي * فأرشدني إلى ترك المعاصي
وقال اعلم بأن العلم نور * ونور الله لا يؤتاه عاصي
 
Aku mengeluhkan buruknya hapalanku kepada Imam Waki‘
Beliau menyarankan kepadaku untuk meninggalkan maksiat
Dan beliau berkata, ketahuilah ilmu ialah cahaya
Sedangkan cahaya Allah tak diberikan kepada ahli maksiat
 
Walau as-Syafi‘i tidak menyebutkan sulitnya menerima ilmu akibat makan makanan yang tak halal, tetapi dapat dipahami bahwa makan makanan tak halal itu termasuk perbuatan maksiat. (Lihat: Muhammad ibn Khalifah, Thalibul ‘Ilmi bainal Amanah wat-Tahammul, [Kuwait: Gharas]: 2002, Jilid 1, hal. 18).
 
Makanan tak halal, kemaksiatan, dan perbuatan dosa secara umum juga berdampak pada malasnya beribadah, sebagaimana yang pernah dirasakan oleh Imam Sufyan al-Tsauri, “Aku terhalang menunaikan qiyamullail selama lima bulan karena satu dosa yang telah aku perbuat.” (Lihat: Abu Nu‘aim, Hilyatul Auliya, [Beirut: Darl KItab], 1974, Jilid 7, hal. 17I).
 
#Keempat, ancaman keras di akhirat. Bentuk ancamannya apalagi jika bukan siksa api neraka. Ancaman ini jelas disampaikan dalam Al-Quran dan hadits. Di antaranya ancaman api nereka bagi orang yang makan harta anak yatim dan harta riba.
 
إِنَّ الَّذِينَ يَأْكُلُونَ أَمْوالَ الْيَتامى ظُلْماً إِنَّما يَأْكُلُونَ فِي بُطُونِهِمْ ناراً وَسَيَصْلَوْنَ سَعِيراً
 
“Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka itu menelan api sepenuh perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka), (QS al-Nisa’ [4]: 10).
 
Orang yang kembali (mengambil riba), maka orang itu penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya,” (QS Al-Baqarah [2]: 275).
 
Ancaman siksa neraka yang bersifat umum akibat makanan tak halal juga disampaikan Rasulullah shallallah ‘alaihi wasallam:
 
كُلُّ لَحْمٍ وَدَمٍ نَبَتَا مِنْ سُحْتٍ فَالنَّارُ أَوْلَى بِهِمَا
 
“Setiap daging dan darah yang tumbuh dari perkara haram, maka neraka lebih utama terhadap keduanya,” (HR Al-Thabrani).
 
Maka marilah kita berusaha semaksimal mungkin menghindari perkara yang tak halal, baik yang haram maupun yang syubhat. Mengapa yang syubhat juga harus dihindari? Karena menghindari yang syubhat merupakan benteng dalam menjauhi yang haram. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam pernah berpesan, “Siapa saja yang jatuh kepada perkara syubhat, maka ia akan terjatuh kepada perkara haram.” (HR Muslim).
 
Kaitan menghindari perkara syubhat, kita ingat kepada kisah Abu Bakar yang memuntahkan makanan yang telah ditelannya. Berikut adalah kisah lengkapnya.
 
Pada suatu hari, Abu Bakar dibawakan makanan oleh pelayannya. Beliau pun menyantapnya. Lantas ditanya oleh si pelayan, “Apakah engkau tahu makanan itu? Beliau menjawab, “Memangnya makanan apa itu? Dijawab oleh si pelayan, “Pada zaman Jahiliah aku biasa meramal untuk seseorang. Aku sendiri tak mumpuni soal ramalan, sehingga aku sering mengelabuinya. Saat itu pun orang itu datang menemuiku dan memberiku makanan itu. Dan makanan itu pula yang engkau makan.” Mendengar demikian, Abu Bakar langsung memasukkan jarinya (ke mulut), dan memuntahkan semua yang sudah masuk ke dalam perutnya (HR Al-Bukhari).
 
Dari empat poin di atas, dapat dipahami bahwa betapa bahayanya makanan yang tak halal bagi kita, baik terhadap diterimanya amal, dikabulkannya doa, dibukanya cahaya Allah, maupun terhadap keselamatan kita di akhirat. 

DEMIKIAN SEMOGA BERMANFA'AT.....

Kronologi Nasib Umat Islam / Muslim Di Akhir Zaman Akhirnya Terungkap!

Kronologi Nasib Umat Islam / Muslim Di Akhir Zaman Akhirnya Terungkap!

Muslim Nyata, Mimpi Melihat Nur Allah dan Didatangi Rasulullah, Tanda Kebangkitan Islam Akhir Zaman Malhamah Kubra dan Panji-Panji Hitam


Kisah Nyata Seorang Muslim: Mimpi Rahmani Melihat Cahaya Allah SWT dan Didatangi Rasulullah SAW, Tentang Kebangkitan Islam Akhir Zaman, Perang Akhir Zaman al-Malhamatul Kubra dan Panji Hitam Imam Mahdi, Pakistan Brunei Malaysia dan Indonesia Tentara Allah Membebaskan Palestina al-Quds Kashmir. Mulai 2014 s / d selesai.

Saya, Muhammad Qasim bin Abdul Karim, telah melihat banyak sekali Rahmani dari Allah SWT tentang bagaimana ISLAM dan Umat Muslim akan bangkit kembali seperti zaman Rasulullah SAW dan menyebar ke seluruh penjuru dunia. Jika saya membaca beberapa bagian dari mimpi-mimpi saya yang lama dan yang baru maka tergambar jelas sebuah urutan kejadian seperti berikut ini. Kejadian-kejadian ini merupakan gambaran masa depan yang disampaikan oleh Allah SWT lewat mimpi Rahmani saya:

Ketika pertolongan Allah SWT kelak akhirnya datang ke saya dan berita tentang mimpi-mimpi saya tersebar ke seluruh penjuru dunia, maka saat ini saya akan memperoleh kekayaan. Saya tidak ingat berapa banyak tetapi lebih dari kekayaan itu akan menjadi miliaran dolar lalu saya pikir: Apa guna semua kekayaan ini bagiku? Maka saya membagi-bagikan harta ini kepada masyarakat. Nabi Muhammad SAW melihat hal ini dan menambahkan akhlak saya yaitu Qasim menyedekahkan hartanya di jalan Allah SWT dan bukan untuk kemewahan pribadi, maka Nabi Muhammad SAW berdoa kepada Allah SWT meminta Qasim untuk menjadi pemimpin dari Negara Pakistan dan Allah SWT berkata: berharap, demikianlah yang akan akan muncul . Maka saat itu,

Pakistan seluruh mulai Pakistan mulai berkata: Pemimpin negara haruslah Qasim yang tidak mencintai dunia, membagi-bagikannya dengan masyarakat, dan banyak Muslim dari berbagai belahan dunia dan Badan Ketentaraan Pakistan juga ingin melihat Qasim menjadi pemimpin, Nabi Muhammad SAW juga bekata: Qasim, aku ingin menjadi pemimpin Negara Pakistan, namun aku mengatakan, Bagaimana bisa? Saya hanya orang biasa. Lalu Nabi Muhammad SAW berkata: Qasim, jadilah pemimpin, apapun yang memimpin tuturkan nanti akan Allah ubah ia menjadi tantangan dan Allah akan menerima doa-doamu! Maka saya menjawab: Apapun yang diminta perintahkan (ya saya kerjakan, yaa Rasulullah). Maka, rakyat Pakistan dan Badan Ketentaraan Pakistan mengangkat saya sebagai pemimpin. Hal pertama yang saya lakukan adalah membuat Pakistan dari berbagai macam kemusyrikan di tingkat pemerintahan, seraya itu orang-orang mulai meminta saya untuk memperbaiki segala macam masalah seperti yang saya lihat di dalam mimpi. Maka saya menjadi khawatir. Itu semua hanya mimpi dan tidak, pikir saya, saya hanya berkata: awan-awan akan datang sekarang dan mereka akan menumpahkan hujan yang sangat lebat dan bumi akan menyingkap harta perbendaharaannya. Lalu saya melihat awan-awan mulai berkumpul dan mereka memuntahkan hujan lebat dan bumi mulai menyingkap harta kekayaannya, semua orang terkagumun melihat dan saya lebih terkagum-kagum lagi melihat saya bertanya tentang hanya menonton orang-orang melihat saya sekarang Allah menjadikannya keinginan. seraya itu orang-orang mulai meminta saya untuk memperbaiki segala macam masalah seperti yang saya lihat di dalam mimpi. Maka saya menjadi khawatir. Itu semua hanya mimpi dan tidak, pikir saya, saya hanya berkata: awan-awan akan datang sekarang dan mereka akan menumpahkan hujan yang sangat lebat dan bumi akan menyingkap harta perbendaharaannya. Lalu saya melihat awan-awan mulai berkumpul dan mereka memuntahkan hujan lebat dan bumi mulai menyingkap harta kekayaannya, semua orang terkagumun melihat dan saya lebih terkagum-kagum lagi melihat saya bertanya tentang hanya menonton orang-orang melihat saya sekarang Allah menjadikannya keinginan. seraya itu orang-orang mulai meminta saya untuk memperbaiki segala macam masalah seperti yang saya lihat di dalam mimpi. Maka saya menjadi khawatir. Itu semua hanya mimpi dan tidak, pikir saya, saya hanya berkata: awan-awan akan datang sekarang dan mereka akan menumpahkan hujan yang sangat lebat dan bumi akan menyingkap harta perbendaharaannya. Lalu saya melihat awan-awan mulai berkumpul dan mereka memuntahkan hujan lebat dan bumi mulai menyingkap harta kekayaannya, semua orang terkagumun melihat dan saya lebih terkagum-kagum lagi melihat saya bertanya tentang hanya menonton orang-orang melihat saya sekarang Allah menjadikannya keinginan. Itu semua hanya mimpi dan tidak, pikir saya, saya hanya berkata: awan-awan akan datang sekarang dan mereka akan menumpahkan hujan yang sangat lebat dan bumi akan menyingkap harta perbendaharaannya. Lalu saya melihat awan-awan mulai berkumpul dan mereka memuntahkan hujan lebat dan bumi mulai menyingkap harta kekayaannya, semua orang terkagumun melihat dan saya lebih terkagum-kagum lagi melihat saya bertanya tentang hanya menonton orang-orang melihat saya sekarang Allah menjadikannya keinginan. Itu semua hanya mimpi dan tidak, pikir saya, saya hanya berkata: awan-awan akan datang sekarang dan mereka akan menumpahkan hujan yang sangat lebat dan bumi akan menyingkap harta perbendaharaannya. Lalu saya melihat awan-awan mulai berkumpul dan mereka memuntahkan hujan lebat dan bumi mulai menyingkap harta kekayaannya, semua orang terkagumun melihat dan saya lebih terkagum-kagum lagi melihat saya bertanya tentang hanya menonton orang-orang melihat saya sekarang Allah menjadikannya keinginan.

Kemudian Allah SWT mengatakan dari atas Langit yaitu: Qasim, apa pun yang kamu ucapkan, AKU akan memenuhinya terlebih dahulu, AKU akan membuat rencana rupa sehingga dengan rahmat-KU, AKU akan membuatnya berhasil dan Qasim, AKU tidak akan membuatmu malu Hadir dan apa pun yang kamu ucapkan adalah untuk-KU untuk memenuhinya, dan yang dengan demikian mudah bagi-KU.

Maka saya sampaikan kepada orang-orang kepada Allah SWT bersama kita dan DIA akan menolong kita semua dari tempat yang Ghaib maka kemarilah dan ayo kita mengungguli orang-orang dari negeri Barat dalam bidang bidang dengan rahmat dan pertolongan dari Allah SWT, Allah SWT mencerdaskan kita semua dan melepaskan pikiran-pikiran kita dari kotoran dan kebatilan. Maka saya bersihkan seluruh Pakistan dari kemusyrikan dan saya tanyakan orang-orang itu Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW telah menunjuki saya jalan yang lurus lewat mimpi-mimpi Rahmani maka ikutilah jalan tersebut! Maka saya musnahkan segala macam sekte / aliran dan menyatukan mereka menjadi satu negeri Muslim yang utuh, Hari Idul Fitri dirayakan pada satu hari, dan Adzan juga didengungkan di waktu yang telah ditetapkan sama, kita akan memusnahkan sistem bunga uang dan membentuk sistem perbankan yang bebas dari bunga uang dan segala bentuk penindasan dan terorisme akan dicabut sampai ke akarnya. Keadilan dan kesetaraan akan merebak dan Sistem Keadilan yang terbentuk dengan demikian membangkitkan seluruh dunia. Sebuah Sistem Pemerintahan juga terbentuk di mana rakyat biasa mempertanyakan keputusan Perdana Menteri, Kepala Tentara dan Kepala-2 Dinas dan pejabat-2 tsb. wajib menjawabnya. Kepala Tentara dan Kepala-2 Dinas dan pejabat-2 tsb. wajib menjawabnya. Kepala Tentara dan Kepala-2 Dinas dan pejabat-2 tsb. wajib menjawabnya.

Pakistan mulai berkembang cepat dan kedamaian dan ketentraman mulai merebak cepat di Pakistan dan Negara India saat melihat ini mulai mencoba memulai Pakistan tumbuh makmur. India akan mempersiapkan diri untuk menyerang Pakistan maka Badan Ketentaraan Pakistan dan rakyatnya juga mulai mempersiapkan diri. Tapi saya tidak ingin pecah karena saya tahu perang ini akan luar biasa parah dan ada banyak Muslim di India juga maka saya meminta kepada Allah SWT untuk meminta sesuatu dan meminta-NYA untuk mencegah perang ini terjadi. Maka Allah SWT mengirimkan Pesawat Jet Tempur Hitam Tak Terkalahkan, dengan pertolongan-NYA dan India menjadi menentang setelah melihat jet-jet tempur hitam ini, Bagaimana Pakistan bisa mendapatkan jet-jet tempur hitam yang dipikirkan mereka. Seluruh dunia yang menggunakan keahlian militer Amerika Serikat terkejut dan khawatir.

Maka saya sampaikan untuk India: Apa kalian berjuang melawan jet-jet tempur hitam yang tak terkalahkan ini? Maka Pemerintahan India mengatakan mereka tidak ingin menyerang kalian dan India mundur dan menarik pasukan mereka dari militer, tetapi saya menggunakan peluang dan menggunakan pasukan tempur hitam itu untuk menyerang tempat terkenal di Timur Tengah dan meminjam tempat itu dari PENJAJAHAN. Demikianlah Allah SWT merencanakan masa-masa penuh kedamaian bagi Negara Pakistan untuk berkembang. Setelah melihat Pasukan Jet Tempur Hitam ini banyak Muslim dari berbagai belahan dunia meninggalkan negeri tercinta dan pindah ke Pakistan dan mulai memainkan peran mereka masing-masing dalam membangun Islam. Para Muslim mulai berkata,

Namun, Kompas Kuasa Jahat Dunia tidak disukai Pakistan dan melihat perkembangannya Pakistan Menjadi negara yang kuat itu tidak bisa membalikkan, maka Kuasa Jahat Dunia mulai menyerang Pakistan dengan keuangan dan meminta Pakistan untuk membayar semua pinjaman, pinjaman yang telah diberikan dan ditanggapi, Pakistan tidak bisa membayar Karena itu maka kami akan memaksakan kebijakan-kebijakan kami atas Pakistan dan menjadikan Pakistan sebagai sasaran kami. Namun Allah SWT juga menolong kita di sini, dan dari tempat yang Ghaib Allah SWT memberikan kita perbendaharaan uang dan darinya kita bisa membayar semua pinjaman yang harus dibayar Pakistan. Maka Negara Pakistan menjadi berdikari dengan rahmat Allah SWT, ada kedamaian dan kesejahteraan mana-mana, ada barokah dan rezeki Allah mana-mana, Allah SWT membersihkan Pakistan dari kefasikan dan kebatilan. Banyak orang-orang non-Muslim juga pindah dan tinggal di Pakistan, kita akan memberikan hak yang kompatibel untuk semua dan kita tidak mendiskriminasi dan Pakistan menjadi negara terkuat dan terindah di dunia dan kita mengungguli dunia di berbagai bidang. Semua orang di dunia berkata: Bukan hanya sulit untuk pindah Qasim namun menentang alasan Allah sendiri yang membimbingnya dan melindunginya dan Allah menolongnya dan mengubah mimpi-mimpinya menjadi kenyataan.

Nabi Muhammad SAW juga menyuruh saya untuk pergi ke Madinah jika masa itu tiba, berarti kita akan membuat Pesawat Angkasa kita sendiri terlebih dahulu atau Nabi Muhammad SAW menyuruh saya untuk pergi ke Madinah. Segera setelah itu, kita mengungguli negara-negara Barat di berbagai bidang, kita membuat pesawat kita sendiri, kapal, teknologi pencakar langit dan bahkan pesawat Ruang Angkasa kita sendiri, kita menjadi berdikari di berbagai bidang dan mengungguli dunia dengan bantuan Allah SWT hingga orang-orang di dunia menjadi kaget: Bagaimana bisa orang-orang ini memperoleh semua keberhasilan ini dalam waktu singkat sementara mereka orang-orang lemah? Jikalau mereka tetap mengembangkan rupa maka pada suatu saat mereka akan menguasai dunia!

Kemudian Allah SWT menerbitkan Nabi Muhammad SAW itu: Qasim telah membangun Islam milikmu yang murni di Pakistan, maka Nabi Muhammad SAW menjadi gembira setelah mengetahui semua ini dan membahas semua mimpi tentang Madinah dan berkata: Aku (Rasulullah SAW) mau bertemu denganmu, Karena telah membuatku sangat bahagia karena semua yang telah dilakukan kerjakan ini. Maka saya berangkat ke Madinah untuk bertemu Nabi Muhammad SAW, Nabi Muhammad SAW berkata: Belumkah saya sampaikan kepadaamu bahwa Allah akan menolongmu dalam setiap kondisi? Saya menjawab: Benar, Allah telah mengubah mimpi saya menjadi menantang dan DIA juga telah memberkahi saya dengan berbagai cara lainnya. Maka Nabi Muhammad SAW berkata: "Qasim,

Saya pergi dari Madinah ke Mekah dan di Mesjid al-Haram (Ka'bah) beberapa orang berkata kepada saya: Qasim, meminta kamu membawa Pakistan dan rakyatnya keluar dari kegelapan menuju cahaya, dan kamu menerangi rumah-rumah di Pakistan, maka tolonglah bawa kami juga keluar dari kegelapan ini dan terangi rumah-rumah kami juga. Saya menjawab: Saya hanya memiliki Cahaya Allah SWT dan saya bisa menerangi seluruh dunia ini dengan Cahaya Allah SWT, maka orang-orang itu berkata, Ya, mohon lakukan itu untuk kami. Setelah itu, berbagai perang yang teramat dahsyat pecah ke dunia yang saya rasa tidak sanggup untuk dijelaskannya. Allah SWT menolong kita semua dan kita akan meraih kemenangan di medan perang ini dengan bantuan Allah SWT dan segala bentuk terorisme dan penindasan akan dihancurkan.

Kita akan menerima Islam yang murni milik Nabi Muhammad SAW di setiap negeri Muslim dan di seluruh penjuru dunia akan hanya ada satu Hari Idul Fitri dan satu masa Ramadhan yang sama dan sekali lagi Islam akan tersebar ke seluruh penjuru bumi dan Islam akan bertambah. orang berbahagia. Di seluruh dunia akan dibangun taman-taman dan kebun-kebun di seluruh tempat dan kebun yang belum pernah dibangun sebelumnya, saya juga membangun kebun di tempat Nabi Isa AS akan turun mengunjungi Nabi Isa AS tidak akan kepayahan saat beliau AS tiba nanti. Di seluruh dunia hanya ada satu KTP dan satu mata uang dan Umat Muslim tidak perlu visa untuk pergi dari satu negara Muslim ke negara Muslim lainnya, akan ada Kendaraan Canggih Anti Kecelakaan dan Umat Muslim akan diperjalanan sepanjang waktu dan menikmati Berkah dan Rahmat dari Allah SWT. Kemudian kita menghapuskan kemiskinan dan penindasan di seluruh dunia dan kita akan melanjutkan kedamaian ke seluruh penjuru dunia dan kita akan menegakkan keadilan untuk seluruh penjuru dunia.

Kedamaian dan kesejahterahaan ini akan menampilkan beberapa tahun di seluruh permukaan bumi, selama beberapa tahun al-Masih ad-Dajjal akan muncul secara tiba-tiba ... Saya telah menerbitkan berita tentang Dajjal dalam foto saya di posting yang berbeda. Wallahualam.

Catatan Penting Pemilik Blog: (1) Muhammad Qasim TIDAK PERNAH MENGAKU SEBAGAI IMAM MAHDI , (2) Muhammad Qasim lahir di Pakistan dan seorang Muslim Sunni, usianya sudah kepala 4 lebih sedikit, (3) MOHON KUNJUNGI SUMBER ASLI.

YT Qasim 1: https://goo.gl/tbdQ2r
YT Qasim 2: https://goo.gl/iJnqdD
YT Qasim Melayu: https://goo.gl/ZDMYzK
FB Qasim Melayu: https://goo.gl/A47WAB
FB Qasim Indonesia: https://goo.gl/d7ScSm